Allianz Syariah

Berdiri di Berlin tahun 1890. Saat ini, Allianz beroperasi dilebih 70 negara dan memperkerjakan lebih dari 177,000 karyawan diseluruh dunia. Lebih dari 60 juta nasabah mulai dari perusahaan multinasional hingga individu. Kami telah mengasuransikan kebanyakan perusahaan yang ada di Fortune 500 di seluruh dunia, lebih dari perusahaan lainnya.

Di tahun 2006, total pendapatan mencapai 101.1 milyar Euro dengan pendapatan bersih 4.4 milyar Euros, dan assets under management lebih dari 1.26 triliun Euro, posisi Allianz sebagai salah satu fund manager terbesar di dunia.

More
spacer

Sekolah Unicef di Nias

Unicef melaksanakan serah terima SDN 070992 Simanaere Bawodesolo kepada Pemerintah Kabupaten Nias dan masyarakat setempat, Rabu ini. Sekolah yang termasuk dalam Kecamatan Gunungsitoli ini merupakan bagian dari 120 sekolah yang dibangun oleh Unicef di Pulau Nias.

Serah terima dilaksanakan oleh pimpinan Unicef Nias, Raoul de Torcy, kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Abibus Baeha. Selesainya SDN 070992 Simanaere Bawodosolo ini menyusul empat sekolah lain yang telah selesai dibangun Unicef tahun 2007. Communication Officer Unicef Nias Fitria Rinawati dalam siaran persnya, Selasa (15/7), mengatakan, untuk mempercepat proses pembangunan sekolah Unicef di Pulau Nias, dibentuk Komite Monitoring Pembangunan atau Construction Monitoring Committee (CMC) di Kabupaten Nias dan Nias Selatan yang beranggota lembaga PBB dan pemerintah daerah.
spacer

UNICEF Resmikan SDN Afilaza-Kota, Sekolah Ramah Anak dan Terbesar di Nias

Peresmian sekolah ramah anak terbaru dan terbesar di Nias, menandai 4 tahun dukungan UNICEF setelah gempa Nias terjadi.

Sekolah Dasar Negeri 075018 Afilaza dan 070976 Kota yang berlokasi di pusat ibukota Gunungsitoli Kabupaten Nias, Sumatera utara, akan memberikan masyarakat sekitar kemudahan akses pendidikan dasar.

“Dukungan UNICEF telah memberikan anak-anak di daerah ini sebuah akses yang lebih baik akan pendidikan dasar terutama dengan standardarisasi sekolah ramah anak dan tahan gempa seperti yang kita lihat sekarang ini,” kata Wakil Bupati, Temazaro Harefa. “Program lain seperti kualitas pendidikan, perlindungan anak, kesehatan dan gizi, air, sanitasi dan kebersihan, akan memberikan mereka masa depan yang lebih baik dan lebih cemerlang.“ beliau menambahkan.

Sekolah dengan kapasitas 500 siswa ini, menggantikan dua sekolah lama yang hancur karena gempa. Bangunan sekolah baru dua lantai tersebut mempunyai 16 ruang kelas dengan pencahayaan dan ventilasi yang baik. Dibangun atas kerjasama dengan Nippon Koei, sekolah ini tahan gempa dan juga dilengkapi dengan kamar kecil terpisah bagi siswa putra dan putri, serta perpustakaan dan halaman yang luas.

“Sekolah baru ini, masih perlu diisi dengan guru-guru yang berpengetahuan luas dan siswa-siswa dengan motivasi belajar tinggi,” kata Angela Kearney, perwakilan UNICEF Indonesia dalam pidato pembukaannya. “ Semua usaha kita di sini adalah bagian dari komitmen untuk membangun kembali Nias dengan lebih baik.”

Selama kurun waktu 4 tahun dukungan UNICEF di Nias, UNICEF memusatkan pada Penguatan Sistem Pendidikan Dasar (tersedianya akses kepada dan kualitas pendidikan, Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini), Penguatan Sistem Pelayanan Kesehatan (termasuk air-sanitasi dan nutrisi), serta Penguatan Sistem Rujukan Perlindungan Anak.

Sampai saat ini UNICEF telah menyelesaikan pembangunan 46 sekolah, sementara 79 sekolah lainnya masih dalam pengerjaan. Lebih dari 35,000 anak menerima manfaat dari program Creating Learning Communities for Children education (Menciptakan Masyarakat Peduli Pendidikan Anak).

Lebih dari setengah masyarakat Nias menerima manfaat dari system pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan cakupan program pelayanan imunisasi, pengendalian penyakit malaria, peningkatan pengembangan anak usia dini dan gizi, serta kesehatan ibu hamil dan bayi. Lebih dari 50,000 orang termasuk anak-anak, menerima manfaat dari fasilitas air, sanitasi, kebersihan dan telah belajar bagaimana untuk hidup lebih sehat dengan mencuci tangan dengan sabun. Pemerintah Kabupten Nias juga telah mengadopsi Sistem Perujukan Perlindungan Anak yang melalui Surat Keputusan Bupati Nias.
spacer

UNICEF Bangun 46 Sekolah Di Nias

Badan PBB untuk urusan anak-anak (UNICEF) selama empat tahun terakhir telah membangun 46 gedung sekolah di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

“UNICEF juga segera menyelesaikan pembangunan 79 gedung sekolah di Nias,” kata Perwakilan UNICEF Angela Kerney dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat [15/05] .

Wakil Bupati Nias Temazaro Harefa, mengatakan dengan gedung sekolah baru anak-anak Nias akan mendapatkan kembali hak pendidikan dasar yang tercerabut, akibat gempa bumi dan tsunami pada 2004. Gedung sekolah yang dibangun UNICEF diyakini memiliki standar yang tinggi, ramah anak dan tahan gempa. Ratusan gedung sekolah dasar di Nias luluh lantah pada gempa dan tsunami.

Angela mengatakan bahwa sekolah baru ini masih perlu diisi dengan guru-guru yang berpengalaman luas agar anak-anak memiliki motivasi belajar tinggi dan mendapat pendidikan yang berkualitas.

Selain mendukung program pendidikan, UNICEF juga melakukan pelayanan kesehatan dengan membangun fasilitas sanitasi, perbaikan nutrisi dan perlindungan anak. “Semua usaha kami di sini adalah bagian dari komitmen untuk membangun kembali Nias,” kata Angela.
spacer